Negeriku Kampung Halamanku

Kupijakkan sepasang kakiku di sebuah tempat
Tempat terindah yang pernah ku diami
Negeri indah bertabur kehijauan zamrud nan berkilau
Gunung-gunung gagah nan kokoh memilar cakrawala
Lautan biru yang banyak menyimpan harta kehidupan
dan pantai pasir putih berkilauan cahaya permata

Inilah…
Aku telah sampai
Kampung halamanku yang selalu dibanggakan orang
Yang selalu ingin diperebutkan ketamakan karena keindahannya

Sejuk udara dingin melalui pegunungan
Bukit, lembah, bahkan puncak sudah mereka lewati
Kehangatan penyambutan lautan pada pantai
Mengajak berbagai bangsa dari negeri lainnya untuk datang
Juga air segar yang mengalir melalui celah-celah bumi memancar menghujani ke penjuru negeri ini

Indahnya hati bilamana menyatukan mereka
Tapi sebusuknya hati bilamana merusak mereka!

Melihat binatang dan pepohonan selalu tersenyum dan menyapa diriku dengan kelembutan
Indahnya hati bilamana mencoba melindungi mereka

Anak kerbau berkata pada sebulir padi,
“Apa yang bisa kulakukan untuk kehidupan?”

Sang biji padi menjawab,
“Gemburkan tanah dan bawa aku ke sana!”

“Hanya itu saja?”,
tanya sang kerbau

Sang biji padi pun tersenyum padanya

Hamparan dataran rendah luas bak permadani
Hijau ada, dan menguning emas pun ada
Tegalan ladang berbalkon-balkon menyimpan berpucuk biji-biji emas dan berakar sumber kehidupan
Tidak sia-sia hasil peluh penduduk desa

Negeri ini adalah negeriku
Kampung halamanku
Yang keindahannya masih terlihat
Meminta kami untuk melindungi mereka

2 thoughts on “Negeriku Kampung Halamanku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s