letter for you

Asalam’mualaikum …

 

 

 

# 1

Jika Suatu Ketika
Kita Tak Bersama…

Aku ingin kita akan tetap saling
menyapa
lalu merajut angan

kembali…
seraya meniti ulang segala jejak yang
sudah kita tinggalkan
lantas menyadari bahwa menjadi tua
adalah niscaya
dan untuk itu kita tak perlu ambil peduli
karena kita tahu

Dalam Lengang, Tanpa Kata
Dalam Sepi, Tanpa Suara
Dalam Diam, Tanpa Airmata
Dalam Sunyi, Tanpa Cahaya

Ada Bahagia
Untuk Kita
Hanya Kita…

 

# 2

Jika telaga hati mampu menampung
segenap makna dan menjabarkan kata-kata
Maka biarkan kelopak Mawar merekah
diterpa fajar
kelompok angsa menari disisi teratai

serta binar mata kejoramu mencari
artinya sendiri
Sebab cinta itu, Salina…
Adalah permakluman sejati kita
tentang hidup.

 

# 3

Ada yang tak pernah lepas dan pupus
dari genggaman
kala kureka-reka kerinduan yang kualami
Sebuah anomali dan sensasi melenakan
Yang kemudian membuat aku paham
Bahwa cinta dan cemburu
tak lain
kembar siam yang purba

Ada yang tak pernah lepas dan pupus dari genggaman
kala kureka-reka kerinduan yang kualami

Sebuah anomali dan sensasi
melenakan Yang kemudian membuat aku paham
Bahwa cinta dan cemburu
tak lain
kembar siam yang purba

 

# 4

Apa yang mesti aku katakan padamu,
Saat gejolak rindu menikam langit ?

Sedang bulan mendelik tak percaya
dan bintang berpaling ke arah lain

Adalah kau, Salinaku…

datang bersama malam
Merangkul erat matahari kegelisahan
dan sangat tahu dan yakin
Bagaimana aku mesti membuatkan
Pelangi di lekuk cakrawala
dengan warna-warni cintaku.

 

# 5

Apa yang mesti kukatakan padamu
saat Rindu menikam langit?

Ketika deru metropolitan tak lagi
menyisakan arti
Dan temaram lampu jalan hanya
menyinari kehampaan

Adalah kau, Salinaku…

yang melebur satu dalam sukmaku
mengalirkan kemuliaan cinta
pada sungai kasih yang engkau
bentangkan Di hatiku, yang mendambamu, dari detik ke detik

Jika saja gerimis malam ini tak segera usai
Aku akan tetap mengurainya satu demi satu
menjadi noktah-noktah kecil berwarna cemerlang
Lalu melukisnya dikanvas langit
menjadi gambaran wajahmu
Dengan ukiran bulan sebagai
senyummu

Apa yang mesti kunyatakan padamu
saat sunyi menyesak dada?

ketika kutangkap dan kudekap
bayangmu di relung kamar
pada senja merah yang menggetarkan

Adalah kau, Salinaku…

Bunga mimpiku dari malam ke malam
yang memberi seribu makna dari kelembutan matamu
Sungguh, aku hanya punya cinta
sederhana untukmu
yang telah kurajut dengan benang-benang kesetiaan
Dan kujalin indah hingga kau kujelang
Pada waktunya kelak
Kita songsong cakrawala membuka
tirai pagi
Dengan terik sinarnya yang
menyejukkan hati
Lalu biarkan aku membawamu terbang
Menyusuri pelangi dan melintasi mega
Sambil kubisikkan lirih ditelingamu:

“Aku tak akan berhenti mencintaimu”

 

# 6

Aku Mencari jawaban atas ketidakpastian yang engkau tawarkan.
Tak sepatahpun kata terjawab dari bibirmu,
Apakah memang tak perlu engkau ucapkan.

Jika itu adalah suatu jawaban yang engkau tawarkan……
Jangan salah jika aku mengartikan berbeda dengan yang engkau maksudkan

Andaikan sinar matamu dapat menyemburatkan jawaban itu,
Ketahuilah,
Aku tak akan menuntut jawaban…….
Sudah pasti aku akan menerima kenyataan yang mungkin tak sepaham dengan apa yang seharusnya kuinginkan.

Sekali ini kubiarkan waktu yang akan menjawab semua itu.
Mungkin jika sampai aku melewati waktu itu, aku akan lebih menerima dengan apa yang telah engkau berikan saat itu.

Tapi kumohon…sekali lagi…..
berilah satu alasan untuk dapat aku menerima semua kenyataan…………….

14 thoughts on “letter for you

  1. andai renungan mata itu masih belum kau fahami..berarti belum cukup kuat cintamu padanya…maka tak usah dipersoalkan lagi..kerana cinta untuk dirasakan..rindu untuk dikongsikan dan masadepan sesuatu untuk difikirkan dan dilaksanakan bersama…

    andai semua kemusykilan menjadi persoalan semata..tak akan berakhir dan tidak berkesudahanlah kisah….

    Like

  2. ‘apa yang mesti kukatakan padamu saat rindu menikam langit?’ –> suka banget sama kalimat ini, kang!

    …tak perlu kau berucap sepatah kata, tersebab rindumu, langit kelabu kini berair mata~

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s