Lelaki Tua

They say:
The World is Falling Apart
We…
…are the world

old man

11:00pm

Seorang lelaki tua terduduk dalam sorot kekuningan lampu merkuri dari sebuah tiang besi tua di tepi jalan. Bulan tua yang terbit larut masih nampak mencondong di langit. Jalan raya sepi –  Ada kabut, atau mungkin asap, menggantung tipis di atas aspal. Sekeliling lengang, malah sedikit mencekam. Tak ada suara. Tak ada gerakan. Udara tak bergeming
sehembus anginpun. Bahkan lelaki itupun terduduk diam. Tubuhnya seolah kaku, seolah ia telah duduk disana sejak ribuan tahun lalu. Tangannya menggantung diam di tepi tubuhnya. Wajahnya yang ditingkahi kerut-merut begitu dingin, tanpa emosi. Bulu wajahnya tak terawat, panjang-pendek, putih-hitam. Beberapa helai rambut perak jatuh menutupi wajah itu, sementara yang sisa kelihatan tak terurus sejak lama, lama sekali, menggantung menyentuh pundak. Bibirnya terkatup rapat. Matanya menerawang kosong. Tak ada cahaya di mata itu. Gelap, bagai malam yang sedang menggeram ini…

Tunggu….  Ada yang bergerak! Ada!
Ada sesuatu di sana… Bergerak
lambat, sangat lambat, tapi bergerak!
Kau pasti bisa melihatnya! Tidak?
Coba lagi, lihat lebih dekat lagi.
Pandang wajahnya. Lihat ke arah
matanya! Benda itu… perlahan
merambati wajahnya. Lihat! Itu
bercahaya dalam kegelapan!
Berkilau…
Itu… itu…
Itu..
Itu airmata…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s