Takziah Diri

image

bertahun-tahun menggelar takziah ini
sambil melupakan kematian ku sendiri
kematian menjadi sesuatu yang membosankan
sesuatu yang tidak perlu ku lafalkan
dengan lidah gemetar serta mata
berlapis kaca

untuk apalagi kah setiap kepergian dipertanyakan
Aku hanya ingin melubangi jasad waktu dengan perjalanan ku sendiri.
sebab aku tak ingin waktu mencekik langkah kaki ku sambil mengulum senyum

akhirnya aku mendapati tubuhku sendiri telah mati
tanah dan taburan kenanga seperti menggumamkan hizib pengembaraan

Dan langit memendam rahasia hujan

akhirnya aku menziarahi kuburku sendiri dengan perasaan hambar.

mulut ku – urung merangkai doa-doa
sebab ada yang belum rampung
dalam perjalanan ini

demikianlah aku ziarah untuk
kemudian menggelar pengembaraan kembali

akhirnya aku kembali pada muasal
kehangatan seperti nyanyian akrab
yang telah aku lupakan
dan lagi, aku mengenali warna sunyi
(karib yang telah lama pergi)

:rahim

7 thoughts on “Takziah Diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s