Senja Memerah

senja

Waktu melongok ku dari jendela ..
memandang lekuk-lekuk hati yg kini akan bertambah usia..

17 April.. Telah lama aku melangkah..
dimana setiap jengkal langkahku adalah kisah..
meniti setiap jalan kehidupan..
di temani sang waktu yg mulai memerah..

Angin berdesir lembut..
berdesah mengabarkan salam dan doa handai taulan..
emm… kelembutan sajak yang menyegarkan hati..
sapa lembut sang pengandung jiwa..
meraih sejumput benih bahagia..
menaburkan dipadang hati..

Aku menerawang menatap mega..
masih sejauh itukah langkahku..??
ataukah sejarak mata dan hidungku..??
itu adalah secuil prosa tanya..
yang tak mungkin terjawab kecuali oleh Pengelola Jiwa..

waktu ku sudah mulai memerah..
aku harus mempercepat langkah..
menetapkan arah..
menentukan pasti tujuanku….
karena akulah pengemudi lajuku..

6 thoughts on “Senja Memerah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s