Salina

Salina
Matamu,
jendelaku menuju negeri para peri menari dan bernyanyi. Dan aku jatuh Cinta berulang kali.
 
Senyummu,
lembah aku menikmati kabut sambil menyusuri waktu yang seakan hilang saat jemari bertaut.
 
Hatimu,
tempat berteduh paling teduh dari segala lelah dan ketika rindu mulai menata gelisah.
Yang mengajarkan aku untuk mengerti bahwa kesedihan adalah kebahagiaan yang sedang mencari jalan pulang.

2 thoughts on “Salina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s