Suara dari seberang lautan

akhirnya aku mendengar lagi suaramu, setelah entah berapa lama engkau lenyap dalam monitor green robotku.

dan kemarin, dadaku kembali berdegup kencang. suaramu telah masuk lagi ke jantungku lewat benda mungil yang lama tak mengantarkan getar-getar dari pita suaramu.

lama kupandangi layar monitor dari benda kecil yang tiba-tiba menyala itu sebelum aku menekan tombol yes. aku seakan bermimpi, meski yang keluar dari monitor itu hanyalah deretan angka-angka wilayah di awal nomor telponnya sangat kuhapal betul.

suaramu terdengar jauh, tapi getarnya berhasil mengobrak-abrik seluruh pertahanan di hatiku. ada dingin yang merasuk, debar yang merebak, gejolak yang melegak, rindu yang menderu, semuanya berlompatan, meloncat-loncat. seakan-akan mereka marathon. satu sama lain tak ingin terkalahkan. Kejar-mengejar. susul menyusul, dan aku pun runtuh.

aku meracau, berulangkali memanggil namamu. bukan aku tak percaya kalau yang lima menit tujuh belas detik bertukar suara tadi itu adalah engkau, bukan. aku hanya merasa bahwa kau telah kembali. kembali setelah pengembaraan yang jauh. aku merasa setelah ini kau tak akan lupa lagi untuk pulang. meski itu hanya sekedar menitipkan satu huruf saja.

aku bahagia karena benda mungil ini akhirnya akan kembali mengantarkan suaramu, atau mungkin hanya sapaan-sapaan biasa. aku tetap bahagia.

kau tak pernah tahu bukan? berhari-hari setelah kau hilang, aku selalu dikejutkan bunyi tanda sms masuk atau bunyi adanya panggilan. aku selalu berharap bunyi itu datang darimu. meskipun pada akhirnya aku selalu kecewa. bukannya aku tak tahu perihal hpmu yang sedang tak berfungsi, tapi harapan itu selalu tumbuh di hatiku tanpa pernah bisa kulawan. kembali aku menyerah pada waktu. kubiarkan diriku larut dalam harapan. hingga kemarin, saat suaramu kembali memanggilku.

2 thoughts on “Suara dari seberang lautan

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, Acep…

    Marhaban yaa Ramadhan..
    Pucuk selasih bertunas menjulang
    Dahannya patah tolong betulkan,
    Puasa Ramadhan kembali menjelang,

    Semoga amal ibadah kita diterima Allah dan amalan kita semakin bertambah baik dari sebelumnya.

    Salah dan khilaf mohon dimaafkan.
    Selamat Menunaikan Ibadah puasa

    Salam Ramadhan dari Sarikei, Sarawak.😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s