Mendaki Ramadhan hari kesepuluh

wpid-ramadhan1.jpg

Gerbang pertama telah dilewati. gerbang kedua telah nampak.
setelah peristirahatan, satu langkah adalah seribu kehati-hatian,
sedang seribu kehati-hatian adalah semilyar doa

surau pertama telah ditinggalkan sebagai isyarat perjalanan yang lebih panjang segera dimulai.
satu demi satu doa meluncur mengikuti langkah demi langkah,
menjadi saksi abadi bahwa kita takkan pernah
berhenti mendaki

Dengan menyebut namaMu, kumulai kembali perjalanan,
menembus kegelapan, melewati rimba-rimba,
mencari jalan agar sampai pada puncak tebing dimalam ketiga puluh

sambut aku wahai ramadhan,

rindu telah menyeretku memasuki dunia-dunia dengan milyaran cahaya.

4 thoughts on “Mendaki Ramadhan hari kesepuluh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s