Senja

dad

Seperti telah menetakkan waktu
di senja yang menggantung di awang
seusai permainan bocah di tanah lapang

bocah lelaki itu
duduk meletak lekat di tanah
mata kecilnya memandang kosong
menyebar tak bergugus tiada arah

bocah lelaki itu
kerap polos harap dibatas senja
seakan menghibah alam gumam tanya
akankah berbalik arah singgahi rumah

yang sesekali diejanya lirih ‘ayah..’
ada busur bening pelangi di pelupuk kecilnya

***

dinantinya dibatas senja
lirih suara adzan magrib
semilir angin merambati malam

dihempasnya tanya diam temaram petang
menghitung bintang berapa malam sudah
duduk diberanda tanah bebayang kosong

sepertinya senja adalah sang ayah
malam adalah ibu yang menimang lelap
di mimpi malamnya mereka bersua

” kemana Engkau 30 tahun ini ? “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s