Siapapun Engkau, Terima Kasih

Kepada Yth.
Kekasihku

Terima kasih, Engkau telah menyempatkan diri berkunjung ke ruang batinku. Istirahatlah di dalam, di luar peradaban hanya akan merebut seluruh jiwa dan ragamu, membuatmu lelah menempuhnya. Di cakrawala seorang rembulan pun tampak sudah sangat tua, letih menampung malam seorang diri sudah sejak hari yang pertama. Apa-apa yang tertera di langit dan apa-apa yang terjadi di bumi akan kugubah menjadi sajak cinta, semoga berkenan membacanya.

Sebab engkau menjadi tamuku yang terakhir, siapa pun engkau. Izinkan aku mengajak dan memilihmu sebagai sahabat sejalan. Negeri impian dan cita-citaku teramat jauh, kakiku tak akan sanggup merengkuhnya. Aku butuh teman yang sanggup membebaskan diriku dari rasa asing, sepi, letih dan seterusnya. Apakah engkau tidak pernah tahu, bahwa rasa sepi itu sangat jahat…?

Tapi sepi memang abadi, tamu manusia yang tak pernah diundang

Sekali lagi terima kasih, siapa pun engkau, aku cinta padamu.

Thank-you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s