Tentang Senja

senja diatas atap

senja sudah kutemui, 
ia meringkuk dalam pelukan matahari
bergegas mengejar kereta cahaya 
membawanya ke belahan lain dunia

sehijau rumputmu
yang berbaris di pinggiran sungai tandus
meranggas luluh 
meskipun lumpurnya tak tersentuh

senja yang kutemui
selalu berlari mengejar matahari
meskipun yang ditemui
hanyalah rembulan di langit sunyi

lalu mengapa?
mengapa pulang kepada pagi yang juga pasti pergi
lalu mengapa?
mengapa luruh kepada siang hari ketika panas menyengat hati

jadi aku kembali menemui senja
sebagaimana bayangan hidup ketika menua
hanya untuk kembali lagi melihat rembulan
di atas merahnya cakrawala

14 thoughts on “Tentang Senja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s