Insomnia

Arrrgh cant sleep

kutemukan kata yang menggigil di kamar mandi jokpin. kupungut dan kupakaikan jaket agar tak mati diserang dingin. segera kuajak masuk ke kamarku yang berantakan dan pecicilan.

“maaf, bila kurang nyaman. silakan duduk dulu, akan kubuatkan kopi untukmu,”

“terima kasih,” jawabnya lugu.

kami ngobrol ngalor-ngidul. dari sepi dan rindu yang susah akur sampai masalah susah tidur. dari percakapan kami yang ngawur dan ngelantur, kutau kata itu kabur dari celana jokpin.

“ingin mencari pengalaman baru. eh, malah tersesat di kamar mandinya,” katanya santai sambil menyruput kopi.

tadinya saya mau mengantarnya pulang, tapi ia menolak halus.

“saya disini saja, menemanimu. sakit jiwamu menulis puisi, siapa tahu bisa bantu nyari ide,” katanya.

malam ini kami habiskan untuk begadang dan menghajar insomnia.

2 thoughts on “Insomnia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s